Cara Memisahkan Traffic Game Online Di Mikrotik + Video

Bagi sebagian warnet, layanan game online merupakan aspek yang paling penting, karena rata-rata pengunjung menghabiskan watunya di warnet hanya untuk bermain game saja, sedangkan untuk browsing jarang di lakukan, maka dari itu penting bagi admin / operator warnet tersebut untuk mengoptimalkan bandwidth yang ada, khususnya untuk kepentingan game online, agar koneksi game berjalan dengan stabil / tidak lemot.

Salah satu cara untuk mengoptimalkan bandwidth adalah dengan cara memisahkan traffic game atau memisahkan bandwidth khusus untuk game online yang tidak akan tercampur dengan traffic lainya, sehingga koneksi game akan lebih stabil dan tidak menganggu kenyamanan para gamers.
Video tutorialnya bisa kalian lihat di link berikut :
https://www.youtube.com/watch?v=qbV0D9SIVSg
Di mikrotik kita bisa membuat / memisahkan bandwidth khusus untuk game online dengan menggunakan 2 fitur mikrotik yaitu mangle untuk menandai paket yang di gunakan game online dan queue tree untuk melimit / mengatur bandwidthnya, baiklah berikut caranya :

A. Mengetahui Port Game Online
Sebelum kita memulai tutorialnya, pertama kita harus tahu terlebih dahulu port yang di gunakan game online, karena setiap game online memiliki port yang berbeda-beda, anda bisa mengetahuinya dengan cara menanyakannya ke paman google atau mencari informasinya di website resminya.
Namun dengan fitur Torch yang ada di mikrotik, kita bisa mengetahui port yang di gunakan game online, contohnya di sini saya akan mencari port yang di gunakan Game Lost Saga : :

1. Jalankan Game Online
Ini merupakan syarat utama untuk kita mengetahui portnya, yaitu dengan cara memainkan game online yang akan di setting.

2. Menampilkan Menu Torch
Di halaman utama mikrotik, klik menu Tools > Torch

3. Jalankan Fitur Torch
untuk mengetahui no port yang di gunakan oleh game online, di kolom interfaces pilih interfaces lokal yang di gunakan untuk koneksi game online, lalu pada menu collect tandai Src. Address, Dst Address, Protocol dan Port, jika sudah klik navigasi Start.

4. Analisa Fitur Torch
Setelah anda mengklik navigasi start, maka secara otomatis torch akan merekam dan menampilkan semua koneksi yang terjadi pada interfaces yang di pilih, tunggulah beberapa detik atau sampai kolom yang ada di bawah sudah terisi, jika sudah klik Stop.
Klik kolom src address, untuk memfilter hasil berdasarkan IP address komputer lokal, di hasil tersebut cari IP komputer yang sedang menjalankan game di kolom Src Address dan yang mengarah ke IP Public di kolom Dst Address.

Seperti yang anda lihat pada hasil fitur torch di atas, pada kolom Dst Address saya mendapatkan IP Public 203.89.147.143:14010, angka 14010 inilah port yang di gunakan Lost Saga. Jika kita sudah mengetahui portnya, maka lanjut ke pembahasan selanjutnya.

B. Konfigurasi Mangle Mark Connection
Klik Menu IP > Firewall > Mangle, lalu klik tanda +
pada tab general isi Chain dengan Forward, Src Address dengan IP Network yang di gunakan untuk game, Protocol = TCP dan untuk Dst Port=14010 atau dengan port game yang sedang di gunakan.

Lalu setelah itu, klik tab Action, isi kolom action dengan Mark Connection dan secara otomatis akan ada kolom tambahan New Connection Mark , isi kolom tersebut dengan nama bebas dan tandai passthrough.
ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.2.0/24 protocol=tcp dst-port=14010,14009 action=mark-connection new-connection-mark="Koneksi-Game" passthrough=yes
C. Konfiruasi Mangle Mark Packet
Setelah konfigurasi mangle mark connection selesai, lanjut ke mangle mark packet, klik tanda + lagi untuk menambahkan konfigurasi baru, lalu pada tab general isi chain dengan forward dan connection mark dengan nama konfiguraasi mangle mark connection.

lanjut ke tab action, isi action dengan Mark Packet dan kolom New Mark Packet isi sesuai keinginan
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=Koneksi-Game action=mark-packet new-packet-mark="Paket-Game" 
D. Queue Tree
Lanjut ke Queue Tree, pada konfigurasi queue tree ini kita akan mengatur besar/kecil bandwidth yang akan di gunakan untuk game online, klik menu Queues > Tab Queue Tree > Klik tanda +.

1. Queue Tree Game Download
konfigurasi queue tree yang pertama adalah konfigurasi QT game untuk download, maka isi kolom-kolom berikut :
  • Name : Nama untuk konfigurasi queue tree download (bebas)
  • Parent : Pilih dengan interface lokal yang di gunakan untuk game.
  • Packet Mark : isi dengan nama dari konfigurasi mangle mark packet.
  • Limit At : Isi dengan minimal bandwidth yang di berikan
  • Max Limit : Isi dengan maksimal bandwidth yang akan di berikan.
  • Jika sudah klik OK.
queue tree add name="Game-Download" parent="2-Wifi-Kantor" packet-mark=Paket-Game limit-at=512k max-limit=1M
2. Queue Tree Game Upload
untuk konfigurasi QT yang ke dua adalah untuk Game Upload, konfigurasinya hampir sama dengan QT game download, hanya beda pada parent saja, dimana untuk upload pilih interfaces yang terhubung dengan internet, sedangkan untuk kolom name, limit at dan max limit menyesuaikan atau sesuai keinginan anda, dan untuk packet mark sama atau dengan nama konfigurasi mangle mark packet.
queue tree add name="Game-Upload" parent="1-Bonet" packet-mark=Paket-Game limit-at=512k max-limit=1M
E. Test Konfigurasi
Cek kembali konfigurasiny pastikan semuanya sudah benar ya, jika sudah cobalah untuk menjalankan game oneline dan lihat hasilnya, salah satu tanda jika konfigurasi berhasil adalah berubahnya nilai kolom Avg Rate di menu queue tree, dan angka yang ada pada kolom bytes dan packets akan terus bertambah.

Bagaimana mudah bukan ?, di artikel selanjutnya saya akan membuat konfigurasi queue tree untuk memisahkan bandwidth Browsing, Download, Game Online secara langsung, jadi terus kunjungi Blues Pedia ya :D, sekian dan terimakasih.


Bantu kembangkan Blues Pedia yuk, caranya share artikel ini :

G+

3 Responses to "Cara Memisahkan Traffic Game Online Di Mikrotik + Video"

  1. mas kalo untuk mangle game online enak pakai chain: forward atau prerouting

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengenai mna yg lbh baik, sya kurang tau, krna sya tdk menggunakan konfigurasi ini di jaringan kantor, dan sya pun blm mencoba menggunakan chain = prerouting, hanya forward saja, CMIIW

      Terima kasih atas pertanyaanya :D,

      Delete
  2. mantap artikelnya, sangat bermanfaat.
    ijin share juga ya.

    http://www.comediatek.com

    ReplyDelete