Cara Mengetahui Jumlah Pemakaian Bandwidth User Per IP


Hai sobat Blues Pedia, pada tutorial kali ini kita akan membuat konfigurasi untuk melihat pemakaian total bandwidth dari setiap user berdasarkan IP, baik traffic download maupun upload. Inspirasi dari pembuatan tutorial ini berasal dari sahabat saya yang menanyakan "Apakah ada sebuah cara / konfigurasi di mikrotik, untuk mengetahui jumlah total pemakaian bandwith per user ?". Dari pertanyaan itu lah, artikel ini di buat.
Video Tutorial Konfigurasi Monitoring Pemakaian Bandwidth User Per IP
https://youtu.be/xciWxEQizEU
Untuk mengetahui total bandwidth yang di gunakan, saya akan menjelaskan 2 cara yang saya ketahui saja, yaitu menggunakan mangle dan filter rules, namun sebelum kita ke pembahasan utamanya, terlebih dahulu kita akan mencari tau data dari computer client, mulai dari IP, mac address dan Nama pengguna computer.

A1. Mengetahui Data Komputer Jika IP Static
Jika IP computer client di setting manual atau static, anda harus mendownload aplikasi Advance Port Scanner, jika sudah di download, install atau jalankan aplikasi tersebut, lalu tuliskan range IP yang ingin di ketahui datanya, misalnya disini saya tuliskan 192.168.2.1-192.168.2.254 lalu klik scan.
Tunggu sampai proses scan selesai dan lihatlah hasilnya.


A2. Mengetahui Data Komputer Jika Menggunakan DHCP
Jika kalian menggunakan DHCP, anda tidak perlu mendownload software apa-apa, karena di mikrotik sudah tersedia, yaitu pada menu IP > DHCP Server > Tab Lease.

Seperti yang anda lihat di halaman tab Lease, itu adalah data computer yang terhubung dengan mikrotik dan menggunakan DHCP.

Setelah anda berhasil mengetahui data komputernya, maka akan mudah bagi kita untuk membuat konfigurasinya, berikut pembahasan utamanya :

B1. Filter Rules Download
Pada halaman utama mikrotik klik menu IP > Firewall > Tab Filter Rules, dan Klik tanda +, untuk menambahkan / membuat konfigurasi baru. Setelah itu klik tab General, lalu isi kolom chain dengan forward dan dst. Address dengan IP user yang akan di monitor, setelah itu lanjut ke tab action, isi kolom action dengan accept

Untuk mempermudah kita mengenali konfigurasi yang di buat atau untuk mengenali IP yang di tuliskan di kolom src address, klik navigasi "Commment" (di sebelah kanan), lalu tuliskan sebuah kata / nama dari pemilik IP tersebut, dan jika sudah klik OK.
ip firewall filter add chain=forward dst-address=192.168.2.198 action=accept comment="Nurul-PC"
B2. Filter Rules Upload
Tak jauh beda dengan konfigurasi Filter Rules Download, hanya berbeda di tab general saja, dimana untuk filter rules upload, kolom yang di isi adalah kolom scr-address, sehingga keseluruhan konfigurasi seperti ini :
ip firewall filter add chain=forward src-address=192.168.2.198 action=accept
Agar lebih mudah ketika konfigurasinya, tuliskan saja script berikut, dan edit atau tambahkan sesuai keinginan :
ip firewall filter
add chain=forward dst-address=192.168.2.2 action=accept comment=”User1-PC”
add chain=forward src-address=192.168.2.2 action=accept
add chain=forward dst-address=192.168.2.3 action=accept comment=” User2-PC”
add chain=forward src-address=192.168.2.3 action=accept
add chain=forward dst-address=192.168.2.4 action=accept comment=” User3-PC”
add chain=forward src-address=192.168.2.4 action=accept
add chain=forward dst-address=192.168.2.5 action=accept comment=” User4-PC”
add chain=forward src-address=192.168.2.5 action=accept
add chain=forward dst-address=192.168.2.6 action=accept comment=” User5-PC”
add chain=forward src-address=192.168.2.6 action=accept
C1. Mangle Download
Selain menggunakan fitur filter rules, kita juga bisa menggunakan fitur mangle untuk mengetahui jumlah pemakaian bandwidth per user, caranya mudah sekali pertama klik menu IP > Firewall > Tab Mangle, dan klik tanda +,

Di tab general isi chain dengan forward dan Dst-address dengan IP user yang akan di monitoring, sedangkan untuk tab action, isi kolom action dengan Mark Connection, lalu isi kolom new connection mark dengan nama mangle untuk koneksi download, dan tandai passthrough.
Sama seperti konfigurasi filter rules, tambahkan sebuah comment.
ip firewall mangle add chain=forward dst-address=192.168.2.119 action=mark-connection new-connection-mark="Cek-Down" passthrough=yes comment="Miftah-PC"
C2. Mangle Upload
Sama halnya dengan filter rules, hal yang membedakan antara Upload dan download adalah src dan dst address saja, untuk mangle upload pada tab general isi chain dengan forward lalu isi src-address dengan IP user yang akan di monitor, dan untuk tab action sama saja konfigurasinya dengan mangle download, isi kolom action dengan mark connection dan isi kolom new mark connection dengan nama mangle untuk koneksi upload, jangan lupa tandai juga passthrough.
ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.2.119 action=mark-connection new-connection-mark="Cek-Up" passthrough=yes
Jika jumlah user yang akan di monitoring lebih dari satu, untuk mengefektifkan waktu tuliskan saja script berikut dan jangan lupa di edit scriptnya sesuai kebutuhan anda :
ip firewall mangle
add chain=forward dst-address=192.168.2.121 action=mark-connection new-connection-mark=”Cek-Down” passthrough=yes comment=” Client1-PC”
add chain=forward src-address=192.168.2.121 action=mark-connection new-connection-mark=”Cek-Up” passthrough=yes
add chain=forward dst-address=192.168.2.122 action=mark-connection new-connection-mark=”Cek-Down” passthrough=yes comment=” Client2-PC”
add chain=forward src-address=192.168.2.122 action=mark-connection new-connection-mark=”Cek-Up” passthrough=yes
add chain=forward dst-address=192.168.2.123 action=mark-connection new-connection-mark=”Cek-Down” passthrough=yes comment=” Client3-PC”
add chain=forward src-address=192.168.2.123 action=mark-connection new-connection-mark=”Cek-Up” passthrough=yes
Add add chain=forward dst-address=192.168.2.124 action=mark-connection new-connection-mark=”Cek-Down” passthrough=yes comment=” Client4-PC”
add chain=forward src-address=192.168.2.124 action=mark-connection new-connection-mark=”Cek-Up” passthrough=yes
add chain=forward dst-address=192.168.2.125 action=mark-connection new-connection-mark=”Cek-Down” passthrough=yes comment=”Client5-PC”
add chain=forward src-address=192.168.2.125 action=mark-connection new-connection-mark=”Cek-Up” passthrough=yes
D. Hasil dan Monitoring
Baik menggunakan filter rules atau pun mangle, untuk mengetahui jumlah pemakaian bandwidth anda bisa melihatnya di kolom byte, kolom byte dan packet akan terus bertambah ketaika user tersebut menggunakan internet.

E. Tambahan : Membuat IP DHCP Menjadi Static
Karena tujuan dari konfigurasi ini adalah mengetahui pemakian bandwidth seseorang, maka IP yang sudah di tuliskan pada kolom dst address dan src address tidak boleh berubah ubah, misalnya hari senin Nurul-PC di setting IP 192.168.2.119 dan Miftah-PC di setting 192.168.2.120, lalu pada hari selasa IPnya berubah / ketuker menjadi Nurul-PC=192.168.2.120 dan Miftah-PC=192.168.2.119, tentunya hal itu tidak akan efektif, terutama bagi anda yang menggunakan DHCP server, berikut adalah cara agar IP client tidak berubah-ubah meskipun menggunakan DHCP :
Klik IP > DHCP Server > Tab Lease, lalu klik kanan dan pilih Make Static di salah satu IP yang akan di monitoring agar tidak berubah-ubah,

Itulah artikel kali ini mengenai Cara Mengetahui Jumlah Pemakaian Bandwidth User Per IP, mudah-mudahan dengan artikel ini kita bisa lebih baik lagi memanagement bandwith yang ada, Sekian dan terimakasih, Salam Admin Blues Pedia.



Bantu kembangkan Blues Pedia yuk, caranya share artikel ini :

G+



0 Response to "Cara Mengetahui Jumlah Pemakaian Bandwidth User Per IP"

Post a Comment